Tugas keterampilan menulis

Contoh paragraf narasi ekspositoris.
Nommensen merupakan anak yang memiliki keberanian, kesungguhan, ketulusan. Pada tahun 1861, seorang theolog muda yang bernama Ingwer Ludwig Nommensen menerima tantangan untu mendedikasikan ilmu, dan imannya bagi bangsa tanah Batak. Ingwer Ludwig Nommensen lahir di Nortdstrand pada tanggal 6, Februari 1834 di pulau kecil perbatasan Denmark dan Jerman. Pada tahun 1846 pada umur 12 tahun Nommensen mengalami kecelakaan kereta kuda hingga luka parah, selama setahun lebih Nommensen tidak dapat berjalan. Pada tahun 1847 kedua kakinya sembuh.
Pada tanggal 2, Mei 1848 Ayahnya meninggal dunia. Tahun 1857 Ingwer Ludwig Nommensen masuk sekolah Pendeta di RMG Barmen. Ibunya meninggal dunia pada tahun 1916 di Nordstrand.Tahun 1916 Nathanael yang merupakam anak dari Nommensen meninggal tertembak diarea perang dunia I di Perancis.
Sekian banyak pengalaman-pengalaman Nommensen, pada tanggal 23, Mei 1918 tepat pukul 06.00 pagi dimana tepatnya hari kamis,Ompu Nommensen meninggal dunia.


Contoh paragraf sugestif
Rianti menangis, ia sangat sedih dan tak mampu berbuat apa-apa.
Rianti merasa lelah dengan apa yang ia alami,rasakan terutama masalah kedua orang tuanya yang selalu berselisih paham dan bertengkar.
Rianti sangat malu dengan keadaan keluarganya, malu kepada teman-temannya dan tetangganya.
Rianti menangis melihat Ibunya yang selalu dikasari oleh ayahnya,dimana mulai dari Rianti kecil hingga memasuki usia remaja ia sudah terbiasa melihat pertengkaran kedua orang tuanya. Rianti selalu berdoa kepada Tuhan, untuk meminta diberi hati yang lebih kiat untuk menerima semua itu, karena Rianti selalu berfikir bahwa ini semua nasib yang akan melekat pada dirinya dan juga kedua orang tuanya yang mungkin sampai kapan pun tidak akan berubah.

Komentar

Posting Komentar